Teknologi
Laser Punktur Untuk Mempercepat Siklus Reproduksi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)
Permasalahan
utama yang dihadapi oleh para pembudidaya, khususnya pembenihan ikan lele di
sentra-sentra pembenihan lele adalah cara budidayanya yang masih konvensional.
Lele yang telah memijah memerlukan recovery
untuk dapat memijah lagi sekitar 3-4
bulan. Keterbatasan tersedianya benihdapat menghambat produktifitas usaha
budidayaikan lele. Oleh karena itu, diperlukan penerapan teknologi tepat guna
untuk mempercepat penyediaan broodstock dan
benih ikan lele secara missal dan kontinyu untuk menunjang keberhasilan,
keberlanjutan dan perkembangan budidaya ikan lele.
Metode
yang digunakan yaitu dengan melihat siklus reproduksi ikan lele dilakukan
dengan melihat induk lele jantan dan betina yang dibiarkan memijah secara
alami. Setelah memijah, untuk perlakuan, induk ikan lele jantan dan betina
dilakukan penembakan laser setiap minggu sekali dan untuk kelompok control
dibiarkan saja kemudian ditunggu sampai induk-induk lele tersebut memijah lagi.
Data yang diperoleh dari siklus reproduksi dianalisis secara deskriptif.
Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa siklus reproduksi ikan lele yang ditembak
dengan laser dapat bereproduksi setiap 3 minggu sekali dan untuk kelompok
control siklus reproduksinya memerlukan waktu yang sangat panjang yaitu tiga
bulan lebih. Dapat disimpulakan bahwa siklus reproduksi induk lele yang
ditembak dengan laser menjadi lebih singkat disbanding dengan kelompok control.
Ini disebabkan penembakan laser pada titik reproduksi dapat mempercepat
pemijahan. Bukan hanya itu, penembakan
laser ini juga dapat mempercepat pematangan gonad, mempercepat pemijahan dan
dapat mempercepat siklus reproduksi tanpa tergantung dengan musim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar